Kawasan Wisata Kebanggan Kota Makassar: Anjungan Pantai Losari

Kawasan Wisata Kebanggan Kota Makassar: Anjungan Pantai Losari

Wisata Indonesia. Kota daeng atau biasa dikenal juga dengan nama kota "Anging Mammiri" adalah julukan yang melekat untuk kota Makassar sejak dulu. Sebuah ikon kota yang lebih dari sekedar Landmark kota Makassar, Anjungan Pantai Losari telah menjadi bagian dari kehidupan kota Makassar ini. Jika anda punya kesempatan untuk berkunjung kota Makassar, sempatkanlah untuk mengunjungi tempat ini. 

Sebagai gerbang wisata Sulawesi Selatan, Anjungan Pantai Losari adalah tempat pertama yang paling menarik yang anda kunjungi baik menggunakan melalui bandar udara internasional Sultan Hasanuddin, maupun melalui Pelabuhan Soekarno Hatta. Anjungan Pantai Losari adalah tempat terindah di kota daeng untuk menikmati matahari terbenam dan menghabiskan waktu untuk melihat hiruk pikuk kota Makassar di malam Hari.

Berburu Sunset di Losari


Kawasan Wisata Terpadu
Sebagai kawasan wisata terpadu, hampir seluruh kebutuhan para pelancong tersedia di sekitar anjungan pantai Losari. Kawasan perhotelan di jalan Ujung pandang yang merupakan jalan utama untuk mengakses Pantai Losari menyediakan berbagai jenis Hotel mulai dari bintang Lima hingga homestay yang bebas anda pilih. Menikmati kuliner Makassar juga dapat dilakukan disini, pada malam hari akan ada barisan jajanan khas Makassar, Pisang Epe yang terbuat dari pisang kepok bakar dengan saos Gula Aren dan cita rasa durian yang khas kota makassar. Kombinasi yang indah untuk menghabiskan hari pertama anda di kota Daeng.

Satu Blok dari Jalan Ujung Pandang, Depan Pantai Losari, anda akan menemui Jalan Somba Opu. Jalan Somba Opu sudah terkenal sebagai pusat oleh-oleh khas Makassar. Beberapa Lembar kain Sutera Wajo dan Beberapa Bungkus Kopi Toraja yang khas anda bisa dapatkan disini. Mengenai harga , tidak perlu Khawatir Jejeran toko di sepanjang jalan Somba Opu menyediakan berbagai pilihan, mulai dari toko dengan harga yang sudah terbandrol, hingga toko dengan harga yang masih dapat ditawar. 

Kuliner dan Jajanan.
Setelah anda menikmati Jajanan Pisang Epe yang mulai berbaris di tiga blok di kawasan ini. Anda juga bisa menikmati jajanan khas Ikan Bakar dengan sambal Khas Makassar. Orang disekitar menyebutnya "Cobe-Cobe" sambal yang terbuat dari tomat mentah dan Terasi udang akan menambah cita rasa Ikan Bakar. Untuk Menikmati ikan bakar ini anda bisa masuk Restaurant Pualam atau Rumah Makan Dinar tepat di depan Pantai Losari atau untuk para back Packer dapat juga menikmati di dermaga Kayu Bangkoa' yang berjarak sekitar 200 meter ke sebelah utara pantai. Ransel dan koper akan mendapatkan tempat di Pantai Losari.

Untuk mereka penggemar makanan dan suasana ala Retro, Berjalan lebih jauh ke Utara ada kawasan wisata Kuliner "Kampung Popsa" akan menyediakan berbagai menu makanan Makassar mulai dari yang paling modern sampai Tradisional. Menikmati "Konro" sejenis sop Iga Makassar juga tersedia di Kampung Popsa.


Akses ke Pantai Losari.
Jika anda menginjakkan kaki ke Kota Daeng Melalui Bandara, keluar dari bandara terdapat jalan Tol yang berujung di Jalan Ujung Pandang, Akses dari Tol dapat ditempuh dalam waktu kurang dari 45 menit. Anda tidak perlu khawatir mengenai moda transportasi. Pilihan pertama anda bisa menggunakan jasa Taksi Bandara yang sudah memiliki tarif Flat, tetapi terbatas pada 3 wilayah saja, namun jika anda ingin berkeliling, beberapa jasa Sopir dan Rental yang berafiliasi dengan pihak bandara dapat anda pilih di Pintu keluar. Mengenai Tarif untuk sopir, anda bisa melakukan penawaran.

Untuk para pelancong yang senang berjalan-jalan.Pemerintah kota makassar menyediakan Shuttle Bis, yang akan mengantarkan anda ke Halte Shuttle Bis Trans Makassar. Cara termudah adalah bertanya pada petugas halte mengenai rute Shuttle Bis hingga anda ke Pantai Losari.

Pantai Losari Makassar


Tempat Senja Terbaik
Rekomendasi terbaik untuk menikmati suasana di Anjungan Pantai Losari adalah waktu senja. Bahkan beberapa rekomendasi para maniak wisata, Pantai Losari termasuk salah satu tempat menikmati Matahari terbenam yang ada di Indonesia. Hembusan angin laut dan suasana orang yang lalu lalang akan membuat anda lupa bahwa waktu terus berjalan, hingga akhirnya malam datang.

"Anging Mammri Kupasang
Pitujui Tontonganna
Tusalloa Takkaluppa

Battumi Anging Mammiri
Anging ngerang dinging-dinging
Na Malantasa Ribuku

E A U LE
Manggerang Nakku
Nalo'longan, Na Lo'longan Je'ne Mata"

Artikel Wisata Holik Lainnya :

Scroll to top